Kepungan Ancaman Bencana Kebasen

Dilihat : 301 Kali, Updated: Rabu, 03 Desember 2025
Kepungan Ancaman Bencana Kebasen

Belum selesai ancama banjir di Desa Tumiyang, kabar yang mengkhawatirkan muncul lagi di desa Kalisalak tepatnya grumbul Kaliontong. Bukan banjir, tapi ancaman tanah longsor. Daerah perbukitan atas, sudah ada setidaknya tiga retakan tanah yang cukup lebar dan memanjang hampir 10 meter mengarah ke jurang. Sementara di atas ada aliran air yang tembus ke bawah mengarah pemukiman.

Retakan Tanah di Desa Kalisalak

Pemerintah Desa dan Kecamatan melakukan mitigasi bencana lebih dini, setidaknya sudah tiga rumah yang ada di atas dilakukan relokasi. Sementara pemukiman yang di bawah, yang memiliki risiko terdampak, masih tetap menghuni, hanya saja dilakukan ronda secara gotong royong untuk melakukan pemantauan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Retakan Tanah sudah sampai ke rumah warga

Bukan hanya Sawangan dengan banjir, Kalisalak dengan tanah longsor, Kaliwedi juga telah terjadi tanah longsor yang menimpa rumah penduduk, sebelumnya Tumiyang juga tanah longsor, Gambarsari banjir dan Karangsari juga ancaman longsor dan banjir beberapa kali terjadi.

Kerjabakti Warga Menangani Longsor di Desa Kaliwedi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah sudah jauh-jauh hari melakukan edukasi kepada masyarakat dengan membentuk Destana (Desa Tangguh Bencana) juga Kencana (Kecamatan Tangguh Bencana). Desa yang belum membentuk Destana, memiliki FPRB (Forum Pengurangan Resiko Bencana).

Banjir di Desa Tumiyang

Tapi memang ada hal-hal di luar kemampuan kita untuk menanggulangi bencana itu, kecuali sekedar meminimalkan risiko. Tapi apapun itu, kesadaran bahwa ada ancaman bencana di sekitar kita, masyarakat perlu dibangun kesadaran bersama sehingga kalau pun terjadi bencana, risiko yang dihadapi menjadi minim.

Rapat Koordinasi Kebencanaan (FPRB) di Desa Kalisalak (Selasa, 2 Des 2025)

Kerjabakti Penanganan Tanah Longsor Desa Tumiyang

Komentar